BERMITRA UNTUK SAMBUT TURIS MANCANEGARA KE DESA WISATA

Ambarawa, 13 Oktober 2018|| Desa Bejalen merupakan salah satu desa yang dipilih sebagai salah satu Desa Wisata di Kabupaten Semarang. Berlokasi di kecamatan Ambarawa, desa ini memiliki potensi wisata alam dan kearifan lokal. Setelah desa tersebut mulai banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, maka kemampuan berkomunikasi diperlukan bagi warga desa, termasuk kemampuan berbahasa Inggris. Kondisi inilah yang mendorong tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) untuk mengadakan Program Kemitraan Masyarakat di desa tersebut.

Setelah melalui survei, diskusi dan observasi di awal Maret 2018, tim pengabdian Unimusbermitra dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan kelompok PKK RT09/RW04 mengadakan serangkaian kegiatan pelatihan dan promosi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa sekaligus untuk mengenalkan desa wisata tersebut ke khalayak yang lebih luas.

IMG_9141

Setidaknya dalam waktu 3 minggu sekali, pelatihan bahasa  dilaksanakan di Bejalensecara bergantian  antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdaris) dan ibu-ibu PKK. Anggota Pokdarwisyang mayoritas adalah pemuda desa, bersemangat mengikuti setiap rangkaian pelatihan. Tidak kalah semangatnya, ibu-ibu PKK juga terlibat aktif dalam pelatihan,  di sela kesibukannya mengatur rumah tangga dan membuat oleh-oleh khas desa, Stik Betutu. Kehadiran Lina Sandgren dari Swedia, menambah keseruan pembelajaran Bahasa Inggris di desa tersebut. Cara membuat makanan, memetik salak, menyusuri Rawa Pening dengan perahu, menjadi kegiatan praktik yang tidak terlupakan. Bahkan saat bulan puasa, sesi pelatihan yang diadakan di sore maupun malam hari, tidak menyurutkan semangat warga desa tersebut.

 

IMG_9150 IMG_9168

Agak berbeda dengan pelatihan Bahasa Inggris, Pelatihan Kepemanduan Wisata, dan Pelatihan Teknologi InformasiKomputer (TIK) dilaksanakan masing-masing sebanyak dua pertemuan. Pertemuan awal berupa pengantar materi dasar dan pertemuan kedua berupa praktik memandu wisata, maupun pengelolaan web. Pelatihan KepemanduanWisata dilaksanakan di balai desa dan lingkungansekitar Desa Bejalen dengan menghadirkan Bapak R. Pandhu Satyabrata, S.T.  selaku ketua Himpunan Pramuwisata Iindonesia (HP) Jawa Tengah. Di kesempatan lain, Pelatihan TIK dilaksanakan di laboratorium Bahasa dan multimedia Fakultas Bahasa dan Budaya Asing  Unimus, yang dipandu oleh ahli IT yang tergabung dalam tim pengabdian ini.

Selain pelatihan, guna meningkatkan promosi desa wisata diselenggarakan juga promosi melalui media sosial, laman desaserta papan penunjuk jalan. Laman yang dibuat oleh anggota Pokdarwis, sudah mulai efektif digunakan, sehingga beberapa turis asing mulai datang bahkan menginap di homestay yang ada di desa tersebut.

IMG_9483 IMG_9499

Melalui sesi evaluasi di akhir kegiatan, baik Pokdarwis maupun kelompok PKK menyampaikan apresiasinya kepada tim pengabdian, atas kesabarannya membagikan ilmu. Hal ini disampaikan Ibu Rina Fatkhiyati selaku Sekretaris Desa Bejalen. Pada akhir kegiatan perubahan sikap yang terlihat adalah, kepercayaan diri warga desa dalam menggunakan bahasa Inggris. Sebagai bekal, sebuah buku panduan praktis berbahasa Inggris juga disusun sehingga pasca kegiatan, masyarakat masih bisa berlatih sendiri.

 

Namun demikian, kegiatan kemitraan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi warga desa. Tim pengabdian yang terdiri atas dosen dan mahasiswa, juga belajar banyak dari pengelolaan kegiatan tersebut. Karenanya, program kemitraan yang dibiayai melalui hibah Kemenristekdikti ini, sungguh memberikan dampak positif bagi masyarakat serta warga kampus.

 

BERMITRA UNTUK SAMBUT TURIS MANCANEGARA KE DESA WISATA
Scroll to top